Huh, Bandar Lampung kemarin siang panas sekali. Luar binasa. Padahal hari itu diajak ibu Zahra untuk berkunjung ke Panglong Kayu Jati Pak Rahmat. “Sekedar mau lihat-lihat” Begitu ujarnya. Sebagai informasi saja, Panglong jati Pak Rahmat sebenernya adalah penjual furniture yang terbuat dari kayu jati. Embel-embelnya sih dari Jepara asli, who knows? Tapi bukan itu masalahnya, udara panas yang menohok bikin gak betah!
Akhirnya kami berempat pergi ke Panglong tersebut. Saya dengan Dimas, dan ibu Zahra dengan Putrinya Zahra. Oiya Dimas dan Zahra merupakan teman satu PAUD. Akibat keakraban mereka, saya dan mama Zahra jadi ikut akrab. Balik nang topik. Sesampainya di panglong, rupanya mama Zahra berkeinginan membeli furniture. Namun setelah beberapa saat, tidak ada satupun furniture yang sesuai dengan minatnya, kami meninggalkan panglong tersebut.
Es Dawet depan Polda Lampung
Karena hari itu panas banget, Mama Zahra ngajak ngadem. Pilihan jatuh ke taman Dipangga di depan Polda Lampung. Taman ini kecil, namun lumayan terawat dengan rumput yang terpotong rapi. Dinaungi pohon besar, sehingga taman ini selalu ramai dikunjungi warga untuk sekedar melepas penat. Dan mamang tukang es dawet rejekinya ada ditaman ini. Kalau mau kesini, tanya saja sama orang, taman Dipangga polda Lampung dimana? Dengan senang hati mereka pasti menunjukkan arah!
Gak lama pesanan es dawet datang. Kami asyik ngobrol sambil menikmati cendol ini. Ah,segar! Eh, cendol dan Dawet beda lho. Kalau cendol itu dibuat menggunakan tepung Hunkwee, sedangkan Dawet dibuat dari tepung beras. Bedanya pada tingkat kekenyalan dan rasa. Kalau dawet, rasanya legit dan lebih lembut, dimulut hancur perlahan. Cendol lebih kenyal dan harus dikunyah untuk menikmatinya.
Resep es dawet
“Mas, boleh tau rahasia mbuatnya gak?” Tanyaku pada mas si penjual es dawet. Dan gak nyangka sama si mas dijawab boleh. Terus dia membeberkan resep es dawet tanpa rasa bersalah (*lho?). Hehehe.
Bahan dasar dawet
- 150 gr Tepung Beras
- 450 ml Air
- 50 ml Air Pandan
Kuah santan
- 1 lt Santan sedang
- pandan, garam
- Gula Merah dicairkan
Pelengkap (opsional)
- Nangka matang, cincau
Cara membuat: Siapkan baskom berisi es batu dan air es utk menampung cendol. Aduk semua bahan cendol, rebus hingga mendidih. Tuang panas-panas kedalam cetakan cendol, tekan-tekan hingga cendol jatuh ke dlm baskom es. Rebus santan, garam, dan pandan, mendidih,angkat.
Penyajian : letakkan beberapa sendok Syrup gula merah didasar gelas, tuang cendol, irisan nangka, dan cincau hitam, tuangkan santan . Sajikan dingin.
Sumber:
[1] Mas tukang Dawet
[2] http://resepfarell.blogspot.com/2006/04/es-dawet-ayu/
[3] Gambar: http://www.kampungtki.com/wp-content/uploads/esdawet.jpg
Ulasan:245
Sumber Gambar: 10

